hi there, been a long time huh?
hm, I always got many things around my mind but when its start to touch on my fingger or trying to say something out my mouth, it suddenly appears. kaya makan es krim kebanyakan, terus otak lu tiba-tiba freeze.
Enggak juga sih, otak gue emang freeze mulu gak makan apa-apa juga.
Gimana? masih pada waras kan? I know, its a Pandemic, and what the @$%%$$?!
Never imagine before that I would live my life in the middle of the WOW SURPRISE, life told me. hidup gue sebelum pandemic aja udah kaya roller coaster, sekarang udah kaya roller coaster under water. Tolong jangan berkompetisi saat kalian baca tulisan ini, iya kalo ada yang baca itu juga.
Kaya, lu mah mending rey, lah gue. Please, DONT. Cause im not trying to compare to anyone.
I know life been hard for everyone, and I wanna say thank you for those who've been choose to stay alive. It isnt easy I know. Me got panic attack many times, anxiety, un-stable mood, bad physical condition. And again, WOW! dulu gue masih bisa tau, gue pengennya ini pengennya itu, inginnya begini, inginnya begitu. Sekarang udah gatau. Gatau.
Media sosial pun rasanya udah gak terlalu bagus buat kesehatan diri sendiri. I do really need to filtering in it. Berlaku juga pada manusia-manusia tentunya. Masih angan-angan sih, belum bisa di realisasikan.
Jadi gimana? THE MOST RECENTLY ASKED QUESTION.
Piye? ya gatau, saya kan ikan.
Enggak dong, masa ikan, saya cumi bakar, pake nasi anget ya mbak. Loh, maaf out of topic.
Tapi pertanyaan nikah masih sering tanyain juga, rey? Masih dong. Apakah goals hidup manusia hanya menikah? kan tidak begitu sayang. Goals hidup saya adalah kaya raya seperti Rafathar. Jadi coba ganti nanti pertanyaanya jadi, Reyna kapan kamu kaya raya?
Karena, mengingat dan menimbang, tolak ukur dan definisi kebahagian orang tidak akan pernah sama. Gue selalu happy sama temen-temen gue yang berkeluarga dan berbahagia, but doesnt mean I wanna be like them. Berbahagialah teman-teman, tapi jangan menjadikan kebahagianmu menjadi tolak ukur kebahagiaan orang lain juga.
Eh, jangan terlalu serius ya bunda, ini gue lagi ngomong sama sendiri ko.
Yaudah yah, yang baca juga udah mulai males dan merasa ini tidak memiliki kemaslahatan.
See you, stay health.